[PRD 2] Decision Matrix

Setelah kami membuat desain dan konsep robot yang akan dibuat, kami akan membuat penilaian terhadap ketiga robot dalam menentukan robot mana yang akan dibuat. Berikut ini pertimbangan penilaian yang kami lakukan  pada ketiga robot yang telah didesain sebelumnya.

Presentation1

  • Maintenance

Sebuah robot bencana membutuhkan perawatan yang mudah agar performa bisa tetap optimal pada pemakaian dalam jangka waktu yang lama. Dari tabel di atas terlihat bahwa robot pengambil air memiliki nilai paling tinggi yang berarti perawatannya paling mudah, seperti membersihkan tabung dan selang serta mengganti filter dan tidak terlalu besar kemungkinan mengalami kerusakan.

  • Easy to transport

Robot bencana tentu diperlukan di berbagai tempat tidak hanya berdiam di tempat tertentu. Dalam kasus ini sebuah robot haruslah mudah untuk dibawa ke lokasi kejadian bencana. Dari ketiga desain tersebut yang paling mudah untuk dipindahkan adalah robot pengambil air karena robot tersebut memiliki massa yang ringan dan ukurannya pun tidak terlalu besar sehingga dapat dibawa hanya dengan mobil pick-up.

  • Easy to manufacture

Sebuah robot yang mampu mengatasi masalah bencana tentu harus di manufaktur terlebih dulu dengan bahan dasar yang berbeda-beda sesuai kebutuhannya. Dalam proses manufaktur tentu ada perbedaan karena selain bahan dasarnya berbeda, robot-robot tersebut juga memiliki fungsi yang berbeda. Berdasarkan data dari tabel, dapat dikatakan robot yang paling kompleks dan besar biaya proses manufakturnya adalah robot pengambil air. Ini dikarenakan robot tersebut bekerja dengan ukuran relatif kecil dengan wilayah lingkup yang cukup kecil dan bahan dasarnya semacam plastik.

  • Robustness

Kekokohan sebuah robot ditentukan oleh fungsinya, pada tabel dapat dilihat bahwa robot pemilah sampah memiliki poin terbanyak karena untuk memilah sampah dibutuhkan kekokohan yang besar agar robot tidak mudah rusak. Sedangkan pada robot pengambil air memiliki kekokohan yang kecil karena fungsinya hanya mengambil air yang tidak membutuhkan kekokohan yang besar

  • Efficiency

Dalam penggunaan robot dibutuhkan daya untuk menggerakkan robot tersebut. Daya dapat berasal dari energy listrik, energy matahari, energy minyak atau sumber energy lainnya. Pentingnya daya sama seperti pentingnya ATP dalam tubuh manusia karena daya merupakan penggerak agar robot dapat bergerak melakukan tugasnya. Dari ketiga robot di tabel, yang memiliki tingkat efisiensi tertinggi adalah robot pengambil air karena daya yang digunakan robot ini hanya untuk bergerak, sensor, penyedot air. Dari segi massa, robot ini ringan sehingga dalam bergerak daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar.

  • Size

Ukuran merupakan spesifikasi yang penting dalam pembuatan robot. Salah satu pertimbangan dalam pembuatan sebuah robot ialah ukurannya karena kebutuhan pekerjaan akan disesuaikan dengan ukurannya. Dari ketiga robot tersebut yang memiliki ukuran dan paling sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan adalah robot pengambil air. Robot pengambil air dengan desain yang telah dilampirkan pada bagian sebelumnya memiliki ukuran yang pas untuk menangani kebutuhan air bersih.

  • Effectiveness

Robot dalam melakukan pekerjaannya haruslah dapat menggapai tujuan. Dari ketiga robot tersebut robot pemilah sampah dan robot penyelamat yang memiliki poin tertinggi dalam keefektifannya melakukan pekerjaan.

Hasil Diskusi

Dari segi poin robot pengambil air adalah pemenangnya. Namun dari segi desain perlu dilakukan perbaikan karena dari segi estetika kurang menarik dan dengan memerhatikan COM (Center of Mass) desain robot pengambil air masih kurang seimbang apalagi jika menghadapi jalan yang tidak rata. Untuk itu perlu dilakukan desain ulang terhadap robot pengambil air.

————–

Afrizal Fikri

NIM 16513260

Sekolah Teknik Elektro Informatika

Institut Teknologi Bandun

[PRD 2] Alternatif Konsep Robot

Bismillah

Setelah berdiskusi dengan teman setim tentang konsep robot yang akan direalisasikan, maka kami memilih 3 jenis robot. Yaitu, robot pemilah sampah, robot penyelamat, dan robot pembawa air minum.

Kami memilih ketiganya berdasarkan pertimbangan bahwa robot kami itu akan fokus mengatasi masalah banjir yang kerap melanda kota-kota di Indonesia. Penanganan masalah sampah ini kami buat pada level preventif (pemilah dan pengolah sampah ) dan kuratif ( evakuasi dan pembawa air minum ).

Robot 1 : Robot pemilah sampah

Robot yang memilah sampah di Tempat Pembuangan Akhir. Cara kerjanya adalah robot bergerak mengambil sampah, sampah yang diambil berdasarkan jenis sampahnya. Sampah organik akan dikumpulkan di wadah berwarna hijau, sampah non organik akan dikumpulkan di wadah berwarna kuning, dan bahan-bahan berbahaya akan dikumpulkan di wadah berwarna merah. Setelah disatukan di wadah utama berdasarkan jenisnya, sampah akan dimanfaatkan.  (Diasumsikan sampah yang diantar ke TPA dalam kantong-kantong sampah telah terpisah antara organik, non-organik, dan bahan berbahaya)

Robot 2 : Robot penyelamat

Robot yang bekerja untuk mengevakuasi korban banjir yang terjebak.

Robot 3 : Robot air berjalan

Robot memiliki komponen penyaring air dengan kualitas yang sangat baik. Robot mengambil air yang ada di sekitarnya untuk diproses sehingga air layak diminum kemudian mengelilingi posko untuk memenuhi kebutuhan air bersih korban banjir. Ketika air habis, ia akan mengisi air kemudian kembali berpatroli untuk memenuhi kebutuhan korban banjir.

Presentation1
Presentation1

Presentation1

Dan rumusan konsep-konsep yang akan dipasangkan ke robot adalah sebagai berikut :

Presentation1

Setelah melalui beberapa pertimbangan dalam tim kami, maka diputuskan ketiga robot tersebut akan memakai konsep :

  • Konsep 1 (Robot Pengambil Sampah) : Stainless steel – rel – sensor warna – capit – autonomous
  • Konsep 2 (Robot Pendistribusi Air Minum) : Plastik – roda – face recognition – selang  – autonomous
  • Konsep 3 (Robot Penyelamat) : Stainless steel – baling-baling – face recognition – kamera dengan sensor panas – tanpa tangan – eksternal

Demikian penjelasan tentang tugas 2. Mohon maaf dan terimakasih

————–

Afrizal Fikri

NIM 16513260

Sekolah Teknik Elektro Informatika

Institut Teknologi Bandung

[PRD 2] Tujuan dan Kebutuhan Robot

Dalam PRD 2 ini kita akan membuat robot yang mampu menangani masalah bencana. Sebelum membuatnya kita akan menentukan robot macam apa yang akan dibuat dan apa saja yang harus dimiliki robot itu untuk melakukan fungsinya.

Pertama, kita mulai dengan menentukan definisi masalahnya. Kita akan membuat robot yang mampu mencegah bencana banjir. Pencegahan dilakukan dengan memilah sampah untuk kemudian diolah di tempat lain.
Jadi bisa dirumuskan masalah utama yang harus dipecahkan robot ini adalah mampu memilah sampah berdasarkan kategori jenis dan bentuknya menjadi sampah organik, kertas, logam, plastik, kayu, dan bahan lainnya.

Kedua, kita identifikasi apa saja yang dibutuhkan robot ini untuk memilah sampah.

Performance Spesifications :

  1. Memiliki wadah penampung sesuai spesifikasi sampah tertentu (D)
  2. Fleksibel dan mampu bergerak di jalanan terjal/tumpukan sampah (D)
  3. Wireless control dari pusat kendali otomatis (D)
  4. Tahan jatuh dari ketinggian 50 m (D)
  5. Tahan bekerja selama minimal 10 hari tanpa berhenti (D)
  6. Mampu mereparasi dan meng-upgrade dirinya dengan bahan sampah yang ada (W)

Geometry Spesifications :

  1. Tinggi tidak lebih dari 5 meter (D)
  2. Berat tidak lebih dari 20 ton (D)

Manufacture Spesifications :

  1. Memiliki pendingin yang efektif sehingga suhu mesin tidak lebih 600 C (D)
  2. Memiliki perangkat optis dan mekanis untuk memilah sampah (D)

Energy Spesifications :

  1. Menggunakan bahan bakar dari sampah organik itu sendiri (W)
  2. Bekerja dengan motor arus bolak-balik (D)

Material Spesifications :

  1. Tahan air dan tidak mudah berkarat (D)

Safety Spesifications :

  1. Memenuhi standar keamanan pengguna (D)
  2. Aman dari sambaran petir (D)

Cost Spesifications :

  1. Berharga di bawah 10 juta rupiah (D)

Demikian spesifikasi robot pemilah sampah yang saya buat. Mohon maaf jika kurang detil dan kurang realistis. Terima kasih.

————–

Afrizal Fikri

NIM 16513260

Sekolah Teknik Elektro Informatika

Institut Teknologi Bandung